Ada Program PJU Rp473 Miliar di Jabar, Doni Hutabarat Bawa Aspirasi Warga Ciherang

BOGOR, Cekberita.net — Aspirasi masyarakat Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, terkait kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) mendapat perhatian anggota DPRD Jawa Barat, Doni Maradona Hutabarat.

Aspirasi tersebut disampaikan warga ketika Doni menyerap aspirasi masyarakat di Desa Ciherang pada 14 September 2026. Warga mengharapkan adanya pemasangan PJU di sejumlah lokasi yang masih minim penerangan.

Doni mengatakan aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan pendataan kebutuhan dan verifikasi lokasi. Menurutnya, langkah tersebut penting agar usulan masyarakat dapat disesuaikan dengan program dan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kita akan tindak lanjuti aspirasi ini. Tetapi tentu harus melalui proses pendataan. Kita perlu mengetahui titik yang membutuhkan PJU, kondisi jalannya dan status ruas jalan tersebut,” kata Doni.

Doni menilai penerangan jalan memiliki fungsi penting bagi aktivitas masyarakat pada malam hari. Karena itu, usulan pemasangan PJU perlu disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Doni berada di komisi yang membidangi pembangunan, termasuk pekerjaan umum, perhubungan, energi dan sejumlah bidang infrastruktur lainnya.

Doni mengatakan dirinya akan mendorong agar aspirasi masyarakat Ciherang dapat masuk dalam pembahasan atau mekanisme pengusulan yang sesuai apabila hasil verifikasi menunjukkan kebutuhan tersebut berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Langkah itu juga sejalan dengan perhatian Pemprov Jabar terhadap pembangunan PJU. Dalam APBD Jawa Barat 2026, pemerintah provinsi mengalokasikan Rp473 miliar untuk pembangunan penerangan jalan umum.

Selain itu, Pemprov Jawa Barat pada 2025 telah menandatangani kesepakatan bersama dengan 27 pemerintah kabupaten/kota mengenai pengelolaan PJU pada ruas jalan provinsi di Jawa Barat.

Menurut Doni, kondisi tersebut menjadi momentum untuk memastikan aspirasi masyarakat disampaikan dengan data yang lengkap dan tepat sasaran.

“Programnya sudah ada, tetapi tentu kita tidak bisa langsung mengatakan semua titik pasti mendapatkan bantuan. Harus ada verifikasi, perencanaan dan kesesuaian dengan kewenangan. Itu yang akan kita kawal,” ujarnya.

Doni pun meminta masyarakat dan pemerintah desa menyiapkan informasi mengenai titik-titik yang membutuhkan penerangan, termasuk foto lokasi, nama atau ruas jalan, serta kondisi jalan pada malam hari.

Dengan data tersebut, aspirasi warga Desa Ciherang diharapkan dapat menjadi bahan pengusulan kepada pemerintah melalui mekanisme yang berlaku.

Doni menegaskan dirinya akan terus mengawal aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor yang disampaikan dalam kegiatan penyerapan aspirasi, termasuk kebutuhan PJU di Desa Ciherang.