TANGERANG – Kirab Maulid menjadi ajang pembuka festival Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga bersama GP Ansor Kota Tangerang, di Kampung Bekelir, Jalan Perintis Kemerdekaan. WalikotaTangerang, Arief R Wismansyah, Wakil Walikota Tangerang, Sahrudin bersama ribuan warga Kota  mengikuti Kirab Maulid, berjalan kaki sejauh 3 kilometer, mengitat Jalan Perintis Kemerdekaan, jalan Kampung Kali Pasir dan finish di Kampung Bekelir.

Sambil melantunkan shalawat warga membawa gunungan berisi makanan khas Kota Tangerang, makanan ringan, nasi tumpeng. Kirab Maulid menjadi ajang pembuka rangkaian kegiatan festival Maulid yang digelar selama 3 hari ke depan.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengaku gembira melihat antusiame warganya dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. “Mari kita teladani nabi kita Muhammad SAW, mengikuti Sunnah ya, dan mari kita jalankan perintah Allah SWT yang disampaikan Baginda Nabi kepada kita umatnya,” ujarnya, saat melepas peserta kirab Maulid.

 

Walikota dan Wakil Kota rela berjalan kaki 3 kilometer mengikuti rute kirab dari Kampung Bekelir, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Kali Pasir dan finish di Kampung Bekelir. Kirab diikuti peserta dari SKPD, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kelirahan, Keluarga Besar Nahdlatul Ulama, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, LSM, mahasiswa dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Arief juga mengajak warganya untuk hidup rukun dalam keberagaman. Menurut dia, Kota Tangerang merupakan kota metropolitan yang dihuni masyarakat yang heterogen. Karena itu, sikap toleransi dan menjaga persatuan sangat penting bagi masyarakat Kota Tangerang.

Ditempat yang sama, Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, Ahmad Sudarto mengatakan festival maulid merupakan ekspresi kecintaan warga Kota Tangerang kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Dia berharap, kegiatan festival yang diawali dengan kirab sambil membaca shalawat akan menjadi wasilah bagi warga kota Tangerang untuk mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad. “Kami berharap kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat, meningkatkan keimanan, kecintaan, dan kemudian menjalankan sunnahnya beliau,” katanya. (*)