Cekberita.net, Parungpanjang – PD Pasar Tohaga kembali menggelar sosialisasi pembangunan Pasar Rakyat Parungpanjang. Bekerjasama dengan PT Cipta Bayu Utama sebagai Investor sekaligus Developer.

Pasar perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kota Tanggerang Selatan tersebut memiliki luas tanah 16.038 m2 dan memiliki pedagang tak kurang dari 1.600.

Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan dalam sambutannya mengatakan, revitalisasi Pasar Parungpanjang mutlak dilakukan mengingat HGB (Hak Guna Bangunan) sudah habis sejak tahun 2017, juga kondisi pasar yang sudah tidak representatif mengharuskan dilakukannya revitalisasi. “Ini juga merupakan amanat Pemerintah Daerah dan juga Bupati sebagai pimpinan daerah, masuk ke dalam Karsa Bogor Maju dan Bogor Membangun, dimana pembangunan harus dilaksanakan di semua sektor,” ujar Haris pada acara sosialisasi pembangunan Pasar Parungpanjang, di GOM Parungpanjang, Kamis (13/2).

Saat ini, proses revitalisasi sudah dalam tahap pemindahan pedagang ke TPS (Tempat Penampungan Sementara).

Asisten Pembangunan Kabupaten Bogor, Joko Pitoyo, yang juga hadir dalam sosialisasi tersebut menegaskan bahwa pembangunan Pasar Rakyat Parungpanjang merupakan ikhtiar pemerintah daerah untuk merubah peruntungan masyarakat pasar Parung Panjang. “Dengan dibangunanya pasar dan segala fasilitasnya, kami harapkan semua semakin membaik, dan saya juga akan laporkan hasil sosialisasi ini kepada Bupati Bogor sebagai pimpinan, “ujar Joko Pitoyo

Hal senada juga dikatakan Camat Parung Panjang, Edi Mulyadi. Ia mengungkan, saat ini pasar Parungpanjang tidak hanya dikunjungi masyarakat Kabupaten Bogor, namun juga dari masyarakat Tangerang dan Tangsel. “Untuk itu lebih baik jika pasarnya lebih bagus secara fisik ” katanya
H Aseh, pedagang daging Pasar Parungpanjang memandang Pasar Parungpanjang ini wajar direvitalisasi karena hak pedagang memang sudah habis. “Selagi harga sesuai kesepakatan kami siap mendukung,” ungkap H Aseh