Bogor – Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dewantara bersama Mahasiswa Eksekutif 30B kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan memberikan 100 bibit pohon buah bagi warga di wilayah Kampung Bambu Kuning RT 01 RW 08 Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Bibit pohon buah tersebut diberikan langsung secara simbolis oleh Dosen STIE Dewantara Syaiful Anwar kepada Pengelola Rumah Singgah Anak Yatim Insan Rabani Siswoyo Priyanto didampingi mahasiswa Eksekutif 30B beserta anak anak asuh Insan Rabani.

Pada kesempatan itu, Syaiful Anwar mengatakan, hari ini adalah kegiatan pengabdian masyarakat STIE Dewantara kepada warga sekitar melalui LPPM yang berkolaborasi dengan mahasiswa Eksekutif 30B. Kegiatan ini juga merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya dengan acara serupa di Kaumpandak, Cibinong, pada bulan Agustus lalu.

“Kegiatan menanam pohon ini kita sudah bekerjasama dengan Departemen Lingkungan Hidup dan mendapat bantuan 100 bibit pohon. Khusus diwilayah Kampung Bambu ini kita prioritaskan pohon pohon buah seperti pohon mangga, jeruk, belimbing, sirsak dan lainnya dengan jumlah sekitar 10 jenis pohon buah,” ucapnya, Minggu (4/10/2020).

Dalam situasi pandemi, lanjut Syaiful, menanam pohon maupun tanaman lainnya memang sedang trending di masyarakat. Oleh karenanya, dengan menanam pohon khususnya pohon buah buahan kedepan bisa bermanfaat karena pohon buah bisa dipanen dan tentunya hasil panen tersebut bisa dirasakan langsung oleh warga.

“Selain menanam pohon, kita juga ada alokasi bantuan berupa sembako dan alat tulis anak karena banyak anak asuh disini yang membutuhkan alat tulis, buku bacaan anak anak dan sebagainya. Kita berharap kedepan bantuan ini bisa terus berjalan, tidak hanya saat ini saja. Semoga bantuan yang kita berikan bisa terus bermanfaat terutama bagi anak anak yang sangat membutuhkan,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Pengelola Rumah Singgah Anak Yatim Insan Rabani Siswoyo Priyanto mengucapkan rasa terimakasih kepada STIE Dewantara terlebih LPPM dan mahasiswa Eksekutif 30B yang telah memberikan bantuan ditengah pandemi sekarang ini.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan yang diberikan kepada kami dan warga sekitar. Insyaallah semua bantuan yang diberikan sangat bermanfaat baik untuk warga maupun anak anak asuh yatim dan dhuafa yang ada di bawah naungan Insan Rabani,” ungkapnya.

Siswoyo menuturkan, rumah singgah yatim dan dhuafa Insan Rabani sudah berdiri sejak tahun 2016 secara mandiri tanpa ada bantuan dari pemerintah sampai sekarang. Namun, masih kata Siswoyo, dirinya yakin dan optimis meski demikian dengan izin Allah SWT apa yang telah Ia lakukan bersama para penggiat sosial lainnya bisa terus berkembang dan masih banyak orang orang yang peduli dengan memberikan bantuan bantuan seperti yang dilakukan STIE Dewantara.

“Hadirnya keluarga besar STIE Dewantara dengan bersilaturahmi kesini dan memberikan bantuan, menjadi penyemangat bagi saya bahwa masih banyak yang peduli kepada kami,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Mahasiswa Eksekutif 30B Salsa Adinda Rahmadanty menambahkan, bantuan yang diberikan ini bersumber dari galang donasi mandiri yang dilakukan selama sekitar tiga bulan melalui jejaring sosial media dengan hastag ‘Dewantara Peduli Covid’ termasuk mengajukan proposal proposal ke berbagai dinas seperti DLH maupun Dinas Sosial.

Dari hasil galang donasi, sambung Salsa, langsung dijadikan peralatan sekolah, buku bacaan anak sampai paket sembako mengingat rumah singgah ini sangat membutuhkan bantuan apalagi adanya anak asuh yatim dan dhuafa.

“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat bagi warga khususnya anak asuh Insan Rabani. Mudah mudahan bantuan terus mengalir dan kita bisa terus bersinambungan juga memberikan bantuan. Kedepan kita akan kembali mengadakan donasi untuk membantu serta memberikan kontribusi secara langsung bagi warga yang memang sangat membutuhkan,” singkatnya.