Bogor – Universitas Djuanda menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kampung Budaya Sunda dan Saung Lebah Madu Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor. Kegiatan yang dimotori oleh Dr. Agustina M. Purnomo tersebut bertujuan untuk mendorong mahasiswa agar dapat berkontribusi nyata dalam mengembangkan kearifan lokal budaya Sunda dan kegiatan produktif pemuda di Kabupaten Bogor.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan 17 mahasiswa yang berasal dari sembilan perguruan tinggi di Indonesia, seperti Universitas Islam Riau, Universitas Bandar Lampung, Universitas Tanjung Pura, Universitas Tadulako Sulawesi Tengah, Universitas Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh, Universitas Mataram, Universitas Kristen Indonesia Paulus, Universitas Bengkulu, dan Universitas Djuanda sendiri. Mahasiswa tersebut tengah mengikuti program pertukaran mahasiswa merdeka dalam negeri sebagai bagian dari program mahasiswa merdeka Kementrian, Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia tahun 2021. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didukung penuh oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan Direktorat Pendidikan dan Pengajaran Universitas Djuanda.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk kegiatan kontribusi sosial dalam program Modul Nusantara. Pemilihan kegiatan berdasarkan hasil diskusi dengan mahasiswa peserta program Modul Nusantara. Berdasarkan hasil telaahan kegiatan modul kebhinekaan, bagian paling sedikit dari tujuan pembelajaran Modul Nusantara di Modul Kebhinekaan yang telah dipelajari mahasiswa adalah mempelajari kearifan lokal dalam masyarakat. Di sisi lain, hasil evaluasi dan refleksi bersama dari mahasiswa menunjukkan ketertarikan mahasiswa pada kegiatan yang memiliki kontribusi nyata di dalam masyarakat. Mahasiswa memiliki ketertarikan terhadap upaya-upaya nyata dari pemuda yang memiliki kegiatan yang berkontribusi untuk masyarakat. Oleh karenanya kegiatan Modul Kontribusi Sosial dilaksanakan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Masyarakat mitra kegiatan ada dua. Pertama adalah pengelola Kampung Budaya Sunda Paseban yang memadukan antara pelestarian budaya dan pariwisata. Kedua adalah masyarakat mitra kedua adalah komunitas pemuda pembudidaya madu di Kecamatan Mega Mendung. Kedua lokasi ini letaknya berdekatan agar memudahkan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil diskusi pendahuluan, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendorong promosi kedua mitra tersebut. Kegiatan ini dipilih karena kedua lokasi ini potensial namun berada di lokasi yang lumayan sulit dijangkau.
Kegiatan lapangan dilakukan selama dua hari penuh, yaitu tanggal 12-13 Januari 2022. Kegiatan lapangan dilanjutkan dengan kegiatan penyelesaian produk promosi dan publikasi selama dua hari, yaitu tanggal 14-16 Januari 2022. Pemilihan waktu kegiatan disesuaikan dengan pelaksanaan ujian akhir mahasiswa di perguruan tinggi asal dan perguruan tinggi penerima, ketersediaan waktu mitra dan ketersediaan dana kegiatan.
Sebagai tambahan dari pelaksanaan kegiatan adalah pendaftaran ISBN dan pencetakan buku hasil karya mahasiswa. Pencetakan buku masih terbatas untuk mahasiswa dan terbatas internal Universitas Djuanda karena keterbatasan dana pencetakan buku.