Bandung, Cekberita.net – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Achmad Ru’yat menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi penyakit hepatitis mistetius yang sempat heboh akhir-akhir ini.

Dirinya mengatakan bahwa tidak hanya masyarakat yang harus tenang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat juga harus tenang dan memiliki langkah-langkah antisipatif dan profesional guna mengatasi penyakit hepatitis misterius ini.

“Jadi yang penting harap tenang dan antisipatif serta dilaksanakannya langkah-langkah sesuai dengan standar profesional kesehatan, mengantisipasi ini yaitu langkah pencegahan jauh lebih penting daripada pengobatan, apalagi virus itu tidak ada obatnya tapi harus dilakukan bagaimana pola hidup sehat gaya dan gaya hidup sehat,” ujar Achmad Ru’yat kepada awak media, Kamis (12/05/2022).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sendiri telah memantau beberapa ruangan termasuk laboratorium Rumah Sakit Umum Pusat Hasan Sadikin Bandung guna mengantisipasi fenomena hepatitis akut yang saat ini belum ditemukan di Jabar.

“Saya laporkan di Jawa Barat belum ada (hepatitis akut), dan mudah-mudahan tidak ada.  Masyarakat diimbau yang pertama jangan panik. Seperti biasa kita sudah mengalami jatuh bangun dari pandemi COVID-19. Jaga kebersihan dari mulai diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Tenang saja, negara sudah siap untuk mengatasi jika ada (kasus),” kata Ridwan Kamil di RSHS Bandung, Senin (9/5/2022).

Usai meninjau beberapa ruangan di RSHS, Ridwan Kamil mengungkapkan, pihaknya membentuk tim ahli dari kesehatan untuk mempersiapkan skenario terjitu apabila hepatitis akut sudah terbukti yang orisinal.