Bogor – Direktur PT. Artha Sentul Indonesia Syiffa Arhsyura melaporkan deploper PT. Adhi City Sentul ke polisi dengan nomer LP /8/1996/VI/2022/Res BGR. Pasalnya menurut keterangan pihak pelapor, sebelumnya pihak pengembang mengajak atau menawarkan kerjasama kontrak pembangunan perumahan di City Sentul dengan perjanjian progres pembangunan 10 persen akan dilakukan pembayaran. Tetapi sampai pekerjaan 20 persen pengembang belum melakukan pembayaran.
“Pekerjaan kami sudah 20 persen tatapi belum ada niat baik pihak Adhi Sentul City untuk melakukan pembayaran.” Ungkap Syiffa kepada sejumlah wartawan usah mengajuka pelaporan, Selasa (7/6).
Syifa mengaku bukan hanya perusahaannya yang belum mendapatkan pembayaran, tetapi beberapa perusahaan lain juga mengalami nasib yang sama. Sementara sampai saat ini belum ada niat baik dari pengembang untuk membayarkan kewajibannya kepada pihak contraktor.
“Kami sudah melakukan penagihan. Tetapi pihak pengbang masih banyak alasan dan belum ada tanda tanda niat baik mereka untuk segera membayar.” Papar Syiffa.
Beberapa contraktor mengeluhkan perlakuan sama bahkan ada yang sudah melakukan pekerjaan 30 persen belum juga mendapatkan pembayaran dari PT. Adhi City Sentul.
Sampai berita ini diturunkan belum ada pihak terlapor yang bisa dikonfirmasi. (Fal)