Balikpapan, Cekberita.net – Masa depan bangsa akan sangat bergantung pada kesiapan generasi muda saat ini. Untuk itu semua pihak harus peduli pada generasi muda. Kepedulian kepada generasi muda ini ditunjukkan oleh Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan dengan memberikan edukasi kepada Pelajar SMA Kartika Kota Balikpapan. Materi yang diberikan terkait dengan pencegahan penyakit HIV/AIDS dan TB Paru. (Kamis, 24/11).

Edukasi ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada para pelajar serta meminimalisir penyebaran HIV/AIDS juga TB Paru khususnya di kalangan pelajar SMA.

“Kegiatan yang dilakukan KPI Unit Balikpapan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada generasi muda bangsa,” kata Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR KPI PT KPI Unit Balikpapan Lifania Riski Nugrahani.

Para pelajar yang merupakan generasi muda bangsa ini menurut Lifania perlu dilindungi dari hal-hal yang dapat merugikan masa depan mereka. “Melalui edukasi ini, kami berharap pengetahuan para pelajar terkait dengan pencegahan HIV/AIDS dan TB Paru dapat bertambah. Dengan pengetahuan yang mereka miliki selanjutnya diharapkan kesadaran mereka juga semakin meningkat untuk menghindarinya,” kata Lifania.

Lifania juga mengharapkan informasi yang diterima dalam kegiatan edukasi ini dapat disebarkan kepada para pelajar lainnya. “Kami berharap siswa siswi yang terpilih mengikuti edukasi pada hari ini dapat juga menularkan informasi yang didapat kepada teman-teman mereka lainnya,” harap Lifania.

Hal senada disampaikan oleh narasumber yang juga merupakan pekerja Medical PT KPI Unit Balikpapan, dr. Fernando Richard Ngangi. Dia mengatakan bahwa pencegahan penyakit HIV/AIDS memerlukan dukungan dari semua pemangku kepentingan. “Butuh kesadaran dan kerjasama banyak pihak untuk menekan laju pertumbuhan pengidap HIV/AIDS. Saat ini yang dibutuhkan adalah pemahaman bersama sejak dini,” kata dr Richard.

Dia menjelaskan bahwa penularan HIV/AIDS ini salah satunya melalui pergaulan bebas. “Pergaulan bebas dimaksud diantaranya hubungan seksual dan narkoba yang menggunakan jarum suntik yang sama. Hal ini harus diingat oleh pelajar bahwa menjaga pergaulan serta mengontrol diri akan mampu menghindarkan kita dari HIV,” kata dr Richard.

Acara yang diikuti oleh sekitar 100 siswa/i kelas X SMA Kartika mendapat antusias yang tinggi.
“Acara ini tentunya sangat bemanfaat untuk siswa/i apalagi jenjang remaja saat ini yang kita tahu pergaulan diluar sana sudah semakin bebas. Semoga melalui sosialisasi ini dapat menjadikan siswa/i untuk lebih berhati-hati dalam bergaul agar terhindari dari HIV/AIDS,” tutup Guru BK SMA Kartika Ani.