Deklarasi BARRAJA, Uki Mengaku Kagumi Perjalanan Politik Rudi Susmamto

Klik Bogor – Ketua Barraja, Rausan Ali Syahnurqi, atau lebih akrab disapa Uki, menegaskan bahwa pembentukan Barisan Relawan Rudi Susmamto , Jaro Ade (BARRAJA) adalah inisiatif dari hati hingga bertekad dan tanggung jawab untuk kemajuan Kabupaten Bogor.

Sebelum menentukan dukungan kepada Calon Bupati Rudi Susmamto dan Wakil Bupati Ade Ruhendi (Jaro Ade), Uki , menegaskan suda mengikuti perjalanan politik gemilang kedua tokoh tersebut.

“Kami bukan sekadar kerumunan, bukan kelompok yang mudah tumbang. Tapi barisan yang tersusun kokoh dan tetap membara untuk memenangkan Rudy-Jaro Ade. Kepengurusan kami sudah ada di setiap desa. Jangan sampai Rudy-Jaro kalah,” tandasnya.

Acara deklarasi Barraja ini juga dihadiri langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Golkar, Ismail; Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Gerindra Nurrunisa Setiawan dan Heri Gunawan, pengurus Partai Golkar dan Gerindra, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan, serta Karang Taruna, dan Pemuda Pancasila.

Nampak pula Pembina Barraja Abah Yayat, Ketua Relawan Bramus H Taufik, Ketua HPPMI Kab Bogor, Yusuf Bachtiar, Ketua Garda Prabowo Kabupaten Bogor RJ Limbong dan Ketua Umum HPPMI Aldi Supriyadi.

Dalam Sambutan Pengukuhan Relawan BARRAJA, Rudi Susmamto banyak bercerita tentang latar belakang pribadinya hingga terjun dalam dunia politik.

Rudy Susmanto merupakan putra seorang prajurit. Ayahnya, Dada Hardiana, adalah seorang prajurit Kopassus Grup 2. Sedangkan ibunya bernama Tety Tohaety.

Rudy sebetulnya keturunan asli Sunda, karena orangtuanya berasal dari daerah Majalaya, Bandung, Jawa Barat.

Namun, ayahnya yang seorang tentara mendapat tugas penempatan dan pemantapan di kawasan Solo dan pernah menjadi Babinsa di sana.

Saat ayahnya sedang bertugas, Rudy lahir pada tanggal 15 Agustus 1985 tepatnya di Wonosegoro, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah.

“Jadi nama belakang saya Susmanto itu juga ada artinya, artinya Kopassus yang sedang pemantapan di Wonosegoro, yang mudah-mudahan seperti Soekarno, Soeharto, Prabowo,” ucapnya di hadapan hadirin dalam acara deklarasi Barisan Relawan Rudy-Jaro Ade (Barraja) di Hotel Gerbera, Jalan Raya Puncak, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Pertama Kenal Prabowo

Rudy Susmanto yang saat ini berusia 39 tahun pun kenal dengan Prabowo Subianto jauh sebelum Partai Gerindra didirikan.

“Saya kenal waktu saya bekerja di Intermap, sebuah perusahaan asing asal Amerika. Saya waktu itu punya tugas di Kalimantan mengukur lahan milik perusahaan Pak Prabowo. Saat itulah saya kenal Pak Prabowo dan saya lalu diajak kerja di perusahaan milik Pak Prabowo 2007. Sejak saat itu saya tinggal di rumahnya, saya setiap hari bangun sebelum Pak Prabowo bangun,” ungkap dia.

Sejak terpilih menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy mengaku tak pernah punya niat untuk mencalonkan diri menjadi Bupati atau Wakil Bupati Bogor.

Pada Juli 2024, Rudy dipanggil oleh Prabowo. “Saya disuruh persiapan untuk jadi Bupati Bogor. Waktu itu saya sudah sampaikan bahwa masih banyak senior yang kaya akan ide dan gagasan memajukan Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Mendengar jawaban Rudy, Prabowo pun menyampaikan maksudnya atas instruksinya kepada Rudy. “Pak Prabowo kemudian menjawab, “saya perlu kepanjangan tangan di Kabupaten Bogor. Meski saya kalah dalam beberapa kali Pilpres tapi saya ga pernah kalah di Kabupaten Bogor. Tugasmu satu, saya akan tinggal di Kabupaten Bogor, halaman saya. Pastikan saya tidak ada lagi masyarakat miskin di Bogor, saya tidak mau dengar lagi anak-anak yang tak bisa melanjutkan sekolah, masih banyak warga yang tanam pisang di tengah jalan, saya mau ada perbaikan infrastruktur,” terang Rudy menirukan ucapan Prabowo Subianto.

Satu pesan yang paling tegas disampaikan Prabowo kepada Rudy, yaitu soal korupsi. “Pesan saya, kalau terpilih, jangan coba-coba korupsi, kalau korupsi saya sikat. Wujudkan pemerintahan yang bersih dari KKN,” imbuh Rudy menyampaikan pesan Prabowo.

“Sehingga, ini jalan tuhan Rudy-Jaro bergabung. Kami ingin 5 tahun ke depan Kabupaten Bogor rukun, terlayani masyarakatnya, baik infrastrukturnya. Membangun Bogor tak bisa sendiri. Perlu kebhinekaan, gotong royong, kebersamaan, dan aman. Kepada Barraja pun saya ingin didampingi bukan sampai 27 November tapi seterusnya,” sambung Rudy. “ (Tim)