Bogor, Cekberita.net – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat menyampaikan rasa belasungkawanya bagi 6 orang warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor yang diduga tewas akibat terkena asap misterius yang ada di salah satu lubang ex tambang PT Antam Pongkor.
“Saya turut berduka cita atas wafatnya ke enam korban jiwa warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, hal ini harus diusut tuntas apa yang jadi penyebabnya,” ujar Doni kepada awak media, Minggu (18/01/2026).
Doni sendiri sudah mendatangi langsung lubang yang menjadi tempat terjebaknya beberapa warga termasuk warga Desa Urug pada Kamis 15 Januari kemarin bersama legislator DPR RI, Adian Napitupulu.
“Kami mendapatkan informasi dari salah satu media online bahwa ada juga 6 orang warga Desa Bangun Jaya yang tewas, enam korban warga tersebut sampai di kampung halamannya berbeda waktu,” kata Doni.
“Tiga korban pertama yang terdiri dari Firman, Asri dan Soni, semuanya warga Kp Cimapag Desa Bangun Jaya tidak bisa diselamatkan nyawanya,” sambung Doni.
“Menyusul kemudian tiga korban lainnya, yakni atas nama Barok, Deni dan Adun, masih warga Kampung Cimapag, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, dibawa ke kampungnya pada Jumat (15/1/2026) dinihari. Sama seperti korban sebelumnya, ketiga korban ini juga langsung dimakamkan setelah dimandikan oleh kerabatnya,” ucap Doni.
Atas kejadian ini, Doni meminta dengan tegas agar kedepan PT Antam ketat melakukan pengawasan terhadap lubang-lubang bekas tambang yang sudah tidak aktif lagi.
“Inikan ada di wilayah mereka (PT Antam), jadi pengawasan terhadap lubang-lubang bekad tambang mereka agar tidak membahayakan bagi masyarakat itu menjadi tanggung jawab PT Antam,” tandas Doni.







