BLT El Nino Sudah Cair, Begini Cara Cek Penerima Bantuan Uang Tunai Rp400 Ribu

Presiden Jokowi memantau pencairan BLT El Nino di Kantor Pos Malang belum lama ini.

JAKARTA – Kabar gembira bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar mendapat Bantuan langsung tunai atau BLT El Nino.

Sebab hari ini BLT El Nino mulai cair. Adapun besarannya mencapai Rp200.000 per bulan per keluarga penerima manfaat (KPM) atau dirapel menjadi total Rp400.000.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan BLT El Nino tersebut merupakan upaya pemerintah untuk membantu daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga yang diakibatkan oleh kekeringan.

“Karena panasnya panjang sehingga harga kebutuhan pokok ada yang naik utamanya beras itu ditutup dengan ini,” jelasnya.

Presiden Jokowi juga menekankan agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memenuhi kebutuhan gizi.

Adapun, Kementerian Keuangan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 7,52 triliun bagi 18,8 juta KPM.

Untuk mengecek apakah termasuk ke dalam keluarga penerima manfaat ini? Berikut ini cara untuk mengeceknya:

1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.

2. Masukkan Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan

3. Masukkan nama PM (Penerima Manfaat) sesuai KTP

4. Ketikkan 4 huruf kode yang tertera dalam kotak kode

5. Jika huruf kode kurang jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan huruf kode baru

6. Klik tombol CARI DATA. Sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari Nama PM (Penerima Manfaat) sesuai Wilayah yang diinput

Atau bisa juga menggunakan aplikasi.

1. Download Aplikasi Cek Bansos yang dirilis resmi oleh Kemensos

2. Buat akun baru dan isi kolom data diri yang disediakan

3. Lampirkan swafoto, serta foto KTP. Data kemudian akan diverifikasi oleh Kemensos

4. Setelah data berhasil diverifikasi, klik login dan masukkan username, serta password

5. Pilih menu Cek Bansos dalam aplikasi itu dan lengkapi data

6. Klik Cari Data

Sementara itu, Presiden Jokowi pun menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut akan dilanjutkan oleh pemerintah pada tahun 2024 tepatnya untuk bulan Januari, Februari, Maret.

Selain itu, Presiden menyebut bahwa bantuan serupa juga akan ditambah untuk periode bulan selanjutnya.

“Nah nanti kalau anggaran APBN itu masih ada, ditambah lagi April, Mei, Juni,” tandasnya. (*/ale)