Lewat Kolaborasi Dewan Doni Hutabarat Bakal Dorong Peningkatan Status RSUD Parung

Bogor, Cekberita.net – Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat siap mendorong bantuan provinsi (banprov) Jawa Barat guna pengembangan RSUD Parung.

“Kami akan coba memperjuangkan agar Pemkab Bogor dapat Banprov, untuk kelanjutan pembangunan RSUD Parung. Namun kami minta jangan terjadi lagi permasalahan hukum seperti sebelumnya karena uang yang sudah dikeluarkan pemerintah tidak boleh sia-sia,” ujar Doni Maradona Hutabarat.

Saat ini status RSUD tersebut masih Klinik Pratama Rawat Inap dan harus didorong naik status menjadi RSUD Parung Type C.

“Saat ini kondisinya karena jumlah tempat tidur rawat inap di Bumi Tegar Beriman belum memenuhi standar World Health Organization (WHO),” ucap Doni, Selasa (13/05/2024).

“Dengan meningkatnya status Klinik Pratama Rawat Inap Parung menjadi RSUD Parung Type C itu juga belum memenuhi standar WHO, kita masih butuh banyak tempat tidur rawat inap untuk menampung masyarakat yang sakit. Kalau masyarakatny sakit, maka ekonominya juga sakit,” tukas politisi PDIP ini.

Untuk meningkatkan status Klinik Pratama Rawat Inap Parung menjadi Rumah Sakit Type C membutuhkan tambahan anggaran Rp.200 Milyar. Anggaran tersebut akan di gunakan untuk penambahan ruang rawat inap, poli kesehatan serta tenaga dokter spesialis.

Bupati Bogor sendiri, Rudy Susmanto telah menyatakan niatnya untuk segera meningkatkan status RSUD Parung.

“Dalam Pemerintahan saya Rudy Susmanto dan Jaro Ade kita berkomitmen untuk meningkatkan status RSUD Parung, karena di wilayah utara belum ada, dan kita menggandeng DPRD Provinsi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mewujudkannya,” imbuh Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Kolaborasi antar Instansi Pemprov Jawa Barat melalui Anggota DPRD Jawa Barat yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar V atau Kabupaten Bogor bakal menjadi keniscayaan dalam mewujudkan Rumah Sakit berkualitas di wilayah Utara Kabupaten Bogor.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menuturkan Fusia Meidiawaty sedang mengupayakan menaikkan status Klinik Pratama Rawat Inap Parung hingga naik status menjadi RSUD Parung Type C.

” Selain anggaran lebih dari Rp 200 miliar tentunya syarat-syarat lainnya juga kami harus penuhi,” pungkas Fusia Meidiawaty.