Gandeng Kampus IPB University, Pemkab Bogor Kembali Wisuda 485 Aparatur Desa

Ratusan kades dan aparatur desa di Kabupaten Bogor lulus dari Sekolah Pemerintah Desa di IPB University dan sudah diwisuda kemarin.

BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menggelar wisuda ratusan kepala desa (kades) yang telah menyelesaikan sekolah Pemerintah Desa Angkatan III Tahun 2023.

Wisuda berlangsung di IPB University Kecamatan Dramaga, Rabu (20/12/23).

Sekolah Pemerintah Desa tahun 2023 ini angkatan ketiga yang diikuti sebanyak 180 orang aparatur desa yang terdiri dari 60 kepala desa, 60 operator spasial dan 60 operator sosial.

Sehingga total dari angkatan pertama hingga angkatan III sebanyak 485 aparatur desa yang telah mengikuti program Sekolah Pemerintah Desa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengungkapkan, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa telah memberikan kepercayaan penuh kepada desa untuk mengelola anggaran dari berbagai sumber.

Dengan kewenangan yang demikian besar, maka kualitas sumber daya aparatur desa yang handal sangat diperlukan.

“Selamat kepada para kades dan peserta program Sekolah Pemerintahan Desa Angkatan III yang telah diwisuda, saya harap ilmu yang yang diperoleh dapat betul-betul diterapkan untuk menyelenggarakan tata kelola pemerintahan desa yang baik,” ungkap Sekda.

Dalam kesempatan ini, Burhanudin juga menyampaikan terimakasih kepada Rektor IPB University beserta jajaran, ketua Pusat Studi Pengembangan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) University atas terselenggaranya kerjasama dalam sekolah pemerintahan desa ini.

“Saya harap ke depannya meskipun telah berganti kepala daerah program Sekolah Pemerintahan Desa dan Samisade dapat terus berlanjut, demi mewujudkan masyarakat desa yang maju, mandiri dan sejahtera,” imbuhnya.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University Sofyan Sjaf mengatakan, bahwa peningkatan kualitas aparatur desa dalam hal ini para kepala desa juga aparatur pemerintah desa sangat penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang optimal.

“Semoga kerjasama dalam hal pendidikan pemerintahan desa ini terus terjalin dengan baik,” tandasnya. (*/ale)