Cekberita Kota BOGOR – Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, belum memberikan kepastian terkait perpanjangan jabatan Direktur Utama Muzakkir Abudullah. “Saya masih melakukan kajian,” ujar Bima Arya saat ditanya oleh wartawan pada Rabu, 29 Desember 2023 di Balaikota, Pada wawancara kedua yang dilakukan pada Sabtu, 7 Januari 2024, di Gedung Perpustakaan,Jalan Kapten Muslihat, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Bima Arya juga belum memberikan jawaban pasti terkait audit laporan keuangan dari Perumda Pasar Pakan Jaya. “Saya masih mempelajari semuanya,”ungkap Bima Arya.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang disumbangkan oleh Perumda Pasar Pakuan Jaya ke kas daerah Pemda Kota Bogor selama ini dinilai kecil dan rawan kebocoran. Hal ini menjadi pertimbangan dalam memperpanjang jabatan Direktur Utama. Namun, apa yang menjadi prestasi Direktur sehingga Direktur akan dipilih kembali dalam masa jabatan 5 tahun ke depan masih menjadi pertanyaan.
Begitu juga ketika wartawan menanyakan hasil audit laporan keuangan Perumda Pasar Pakuan Jaya pada tahun 2018, 2019, 2020 2021, 2022, dan 2023, Bima Arya juga belum memberikan jawaban pasti. “Saya masih mempelajari semuanya, termasuk informasi rekomendasi Dewan Pengawas,”ucap Bima Arya.
disampaikan di website Perumda bahwa laba bersih yang di hasilkan oleh perumda yang membawahi 14 Pasar di kota Bogor, Tahun 2018 Sebesar minus (Rp.2.710.414.149), tahun 2019 Rp.319.701.825,- tahun 2020 Rp. 559.642.820,- tahun 2021 Rp.710.352.729,- sedangkan di dua tahun lalu dan tahun kemarin 2022 dan 2023 tidak disampaikan hasil laporan keuangan.
Penulis MF







