Bogor, Cekberita.net – Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat daerah pemilihan Kabupaten Bogor, Mochamad Ichsan Maoluddin dengan cepat mengadvokasi aspirasi masyarakat berupa perbaikan jalan di wilayah Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Selasa (04/05/2021).

“Awalnya aduan dari aparat Desa Babakan Raden di Cariu mengeluhkan rusaknya jalan provinsi tapi terlihat seperti tidak ada penanganan, kemudian masyarakat mengetahui ketika perbaikan jalan transyogi di Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, maka masyarakat juga meminta jalannya diperbaiki,” ungkap Ichsan.

Lalu dengan segera Ichsan meminta aparat desa Babakan Raden mengambil foto wilayah jalan yang rusak serta titik koordinat jalan yang rusak menggunakan Google Maps. Hal tersebut sebagai acuan Dinas Binamarga dan Tata Ruang Provinsi Jawa Barat untuk melakukan perbaikan.

“Alhamdulillah itu responnya cepat, dua hari sebelum hari ini kita ekspose, langsung hari ini Dinas BMPR turunkan timnya,” kata Ichsan.

Namun, jika melihat latar belakang wilayah jalan tersebut didekatnya terdapat Sungai Cibeet yang diduga telah mengalami pendangkalan sehingga ketika hujan deras dipastikan meluap menggenangi jalan.

“Maka perbaikan jalan yang saat ini dilakukan sifatnya hanya untuk pemeliharaan saja dengan status jalan fleksibel dan nantinya saya akan mendorong agar perbaikan jalannya naik ketahap rigit seperti jalan hotmix,” ujar Ichsan.

Untuk sementara politisi PKS ini meminta masyarakat untuk sedikit bersabar dimana penganggaran murni tahun 2022 untuk akses jalan akan difokuskan kepada titik selatan wilayah Jawa Barat.

“Tapi dengan adanya perbaikan sementara ini masyarakat cukup terbantu karena aktifitas melalui jalan rusak itu akan terasa bagi pengendara roda dua atau roda empat yang ground clearence mobilnya rendah,” tukas Ichsan.

Selain luapan Sungai Cibeet, Ichsan memaparkan bahwa faktor kedua sering rusaknya jalan di wilayah Desa Babakan Raden tersebut akibat sering dilalui oleh kendaraan bertonase besar seperti truk tronton.

“Itu juga yang seharusnya difilter, apalagi sekarang timbangan jalan itu sekarang sudah diakuisisi oleh pemerintah pusat, dulu kewenangannya oleh Pemprov Jabar itu, ya inilah efek samping dari omnibus law itu,” imbuh Ichsan.

Selain itu, untuk menindaklanjuti luapan Sungai Cibeet yang sering merendam jalan tersebut,M Ichsan pun telah mengusulkan ke Dinas PSDA Jawa Barat agar dilakukan normalisasi badan Sungai Cibeet dimana bagian sungai yang dangkal akan dikeruk untuk memperlancar jalannya air.

Hingga berita ini diturunkan, proses perbaikan jalan tersebut masih berjalan sehingga panjang jalan yang diperbaiki baru bisa secara hitungan kasar sepanjang wilayah Desa Babakan Raden.